Makanan Anti Peradangan



Tubuh kita memiliki sistem pertahanan alami. Ketika ada benda asing atau iritan yang memberi pengaruh negatif, secara alami tubuh akan melawannya.

Peradangan adalah hasil dari proses perlindungan diri tersebut, terjadi saat sel-sel darah putih berperang melawan benda asing yang masuk dan berpotensi merugikan kesehatan.

Namun, terkadang tubuh tetap merespon walau tidak ada ancaman atau serangan dan ini bisa menyebabkan kerusakan pada jaringan tubuh kita sendiri. Kondisi ini bisa mewujud dalam bentuk alergi, gangguan autoimun dan gangguan immunodeficiency.

Penelitian menunjukkan, bahwa peradangan kronis dapat menyebabkan kanker. Sementara hubungan antara peradangan dan kanker masih terus diteliti, para ahli kesehatan juga terus mencari cara untuk membantu mengurangi efek peradangan.

Salah satu caranya adalah dengan mengasup zat gizi tertentu, dibarengi dengan pola hidup sehat. Inilah makanan yang terbukti bisa membantu Anda memerangi efek negatif peradangan.

1. Minyak ikan
Senyawa DHA yang ditemukan dalam minyak ikan, memiliki sifat anti-inflamasi. Menurut peneliti dari Harvard dan Southern California University, makrofag, yang merupakan salah satu jenis sel darah putih, menggunakan DHA untuk menghasilkan maresin yang berfungsi mematikan peradangan.

2. Sayuran hijau tua
Sayuran hijau tua seperti kale dan bayam mengandung fitokimia yang dapat membantu melawan peradangan, demikian menurut sebuah penelitian yang dimuat dalam Journal of Food Composition and Analysis.

3. Lada
Paprika, cabai dan lada mengandung senyawa kapkaisin yang bersifat anti-inflamasi dan memiliki efek jantung sehat, serta merupakan antioksidan kuat.

4. Kunyit
Rempah ini sejak zaman India kuno ini telah terkenal manfaatnya untuk kesehatan dan kecantikan, salah satunya adalah sebagai agen untuk mengurangi gangguan karena peradangan.

Para peneliti dari University of Maryland Medical Center menemukan bahwa curcumin, komponen utama dalam kunyit, memiliki agen anti-inflamasi yang kuat yang dapat membantu menurunkan kadar enzim peradangan dalam tubuh.

5. Bawang putih
Menurut National Institutes of Health, bawang putih memiliki berbagai aktivitas biologis, termasuk sifat anti-inflamasi.

Namun, penelitian juga menunjukkan, jika bawang putih dipanaskan maka sifat anti-inflamasinya akan berkurang.

6. Kacang
Kacang kaya akan serat, kalsium, dan vitamin E. Semua zat ini sangat baik untuk memerangi peradangan.

Kacang kenari mengandung asam alfa-linoleat yang tinggi, yang dapat membantu mengurangi efek kerusakan tubuh akibat peradangan.
Powered by Blogger.